2019-03-19 08:46:58

STIFIn Solusinya

Artikel.

Setelah menyimak hasil debat Cawapres tadi malam (17/03), kemudian menyimak ulang closing steatment dari kedua Cawaprez, terus membaca komentar kedua kubu yang sedang beradu di Pilpres mendatang.

Saya pribadi sebagai praktisi STIFIn kemudian menyoroti tentang pernyataan bang Sandiaga Salahuddin Uno untuk menghapuskan UN yang kemudian diganti dengan penggalian Minat dan Bakat siswa.

Dari referensi lain yang perlu kita ketahui, menurut Educational Psychologist dari Integrity Development Flexibility (IDF) Irene Guntur, M.Psi., Psi., CGA, memgatakan sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia salah jurusan.

Lha kok bisa?

Yup, bagi adik-adik dan rekan-rekan yang anaknya sedang bersiap menghadapi UN 2019 dan bersiap masuk Universitas. Perlu siapkan diri agar tidak merasa atau terjebak ke jebakan "salah jurusan"

  1. Kurangin Gengsi.

Nga melulu juruasan kedokteran adalah jurusan yang prospek untuk kita mendapatkan pekerjaan yang baik, toh juga ada beberapa teman saya yang kedokteran malah mainannya gerobakan 😅.

Wahai orang tua, jangan terlalu fokus pada orientasi Anda terhadap masa depan anak Anda, bisa jadi itu salah satu alasan anak Anda merasa salah jurusan atau hanya menganggap itu sebatas kewajiban biar dianggap anak yang berbakti.

  1. Riset Dulu Jurusan yang Ingin Dimasuki.

Jangan asal pilih jurusan yang kamu masuki, karna kamu pastibudah nyadar tidak semua mata pelajaran di sekolah kamu sukai, dan faktanya di semester semester awal mata pelajaran itu bakal kamu temui lagi sebagai mata kuliah di jurusan kamu.

Kamu lari dari dia, malah ketemu lagi di universitas. 🤣

Jadi, riset dulu jurusan yang akan kamu masuki, ada berapa tingkatan mata kuliahnya hingga tugas akhir (TA) biar kamu bisa bikin rencana dan tahapan untuk mendapatkan hasil yang baik di akhir studi kamu.

  1. Kenali Minat dan Bakat Kamu.

Faktanya tidak semua orang tua memahami minat anak dan banyak sekali orang tua yang dengan sengaja membunuh bakat anak mereka.

Yah, inilah sebenarnya tujuan penciptaan yang Tuhan amanahkan kepada setiap pasangan yang dikaruniai buah hati.

Tugas orang tua adalah mengarahkan dan mencarikan lingkungan yang sesuai atas potensi yang dimiliki setiap anak. Oleh karena itu, orang tua harus mencari cara untuk mengetahui minat dan bakat anaknya, apakah melalui observasi sendiri atau menggunakan bantuan orang lain yang paham di bidang ini.

Terkait hal ini, bisa jadi Andapun belum mengetahui apa minat dan bakat Anda yang sesungguhnya, saya berharap Anda yang masih dalam pencarian segera diberikan hidayah untuk mengetahui Minat dan Bakat alami Anda.

Saya pribadi punya solusi untuk masalah ini, yaitu STIFIn.

STIFIn adalah sebuah cara untuk mengetahui potensi kecerdasan dan kepribadian setiap orang, kemampuan fisik, struktur tubuh, kebiasaan hingga minat dan bakat seseorang. Konsep ini sudah ada sejak tahun 1999 dan dengan riset yang cukup panjang hingga akhirnya sejak tahun 2010 digunakanlah metode fingerprint yang menjadikan kensep STIFIn Simple, Akurat dan Aplikatif.

Jika ingin mengetahui minat dan bakat Anda dengan metode STIFIn atau memahami STIFIn lebih jauh silakan hubungi Promotor, Trainer, Cabang ataupun Solver STIFIn yang tersebar di Seluruh Indonesia bahkan sampai ke luar negeri seperti Malaysia, Jepang, Singapore, Thailand dan Filipina.

Wallahu'alam.

Salam #SuksesMulia

Rahmadani

Lisenced STIFIn Trainer

085246964336

#STFIn #Simple #Akurat #Aplikatif #STIFInKalsel #flashcorporate #STIFInPolitic #tirto.id

Related Articles

Artikel

STIFIn Solusinya


Artikel

Mengenali Minat dan Bakat Anak


Insting

Insting, Sang Mediator Handal


Event

---COMING SOON---